MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA

Program Pendidikan Khusus (SMALB Tunarungu) - Matematika (Modul 1)

πŸ“Œ Identitas Modul

Mata Pelajaran Matematika
Elemen Bilangan
Materi Utama Menghitung pembagian bilangan bulat sederhana dalam kehidupan sehari-hari melalui pendekatan visual dan pembagian kelompok.
Fase / Kelas / Semester F / XII / Semester Ganjil
Alokasi Waktu 4 Γ— 30 menit / (2 Pertemuan sesuai kebutuhan)

πŸ‘₯ Profil Murid & Dimensi Lulusan

Profil Murid: Kelas 12 terdiri dari 8 murid tunarungu yang memiliki kemampuan berbeda-beda, beberapa diantaranya yakni:

Catatan Khas: Mereka semua mampu menggunakan HP untuk berkomunikasi dengan guru dan teman-temannya.

Dimensi Profil Lulusan:

  1. Penalaran Kritis
  2. Kolaborasi
  3. Komunikasi

🎯 Tujuan & Praktik Pembelajaran

Tujuan Pembelajaran:

Murid mampu menghitung pembagian bilangan bulat sederhana dalam kehidupan sehari-hari melalui pendekatan visual dan pembagian kelompok.


Praktik Pedagogis:

Metode: Tanya jawab, praktik langsung, demonstrasi visual, pembagian kelompok.


Kemitraan Pembelajaran:

Berkolaborasi dengan orang tua untuk pembiasaan latihan pembagian benda/makanan sederhana di lingkungan rumah.


Lingkungan Pembelajaran:

Memberikan kesempatan bagi murid dalam berdiskusi, menganalisis, dan praktik menyajikan/membagi data/benda sederhana di ruang kelas dengan nyaman, aman, dan menyenangkan.


Pemanfaatan Digital:

Laptop, video pembelajaran visual, Papan Interaktif Digital (PID) jika tersedia, Handphone (untuk instruksi teks/komunikasi).

πŸšΆβ€β™‚οΈ Langkah-Langkah Pembelajaran

1. Memahami (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan)

  1. Pendidik melakukan asesmen awal dengan cara meminta murid mengamati benda konkret (misal: 6 buah permen) dan menanyakan bagaimana membagikannya secara adil kepada 2 teman.
  2. Penyampaian Tujuan: Murid mampu menghitung pembagian bilangan bulat sederhana dalam kehidupan sehari-hari melalui pendekatan visual dan pembagian kelompok.
  3. Pendidik menampilkan video pembelajaran/slide visual berkaitan dengan pembagian kelompok benda sederhana dalam kehidupan sehari-hari (disertai teks/isyarat yang jelas).
  4. Murid diminta memperhatikan video/gambar agar memahami konsep pembagian sebagai pengelompokan benda secara adil dan merata.
  5. Pendidik bertanya tentang apa saja yang ada di dalam video/gambar pembelajaran melalui bahasa isyarat maupun instruksi pesan teks di HP/papan tulis.
  6. Pendidik praktik bersama murid bagaimana cara membagi sejumlah benda konkret/gambar ke dalam beberapa wadah/kelompok secara adil.
  7. Murid menyampaikan perasaan terhadap pembelajaran yang telah dilakukan.
  8. Murid memperoleh umpan balik dan tindak lanjut dari pendidik berdasarkan hasil refleksi yang dilakukan.
  9. Pendidik membantu murid menyimpulkan hasil kegiatan pembagian bilangan bulat sederhana dengan bahasa sederhana dan bantuan visual.
  10. Pendidik bekerja sama dengan orang tua memberikan tugas pembiasaan membagi barang/makanan di lingkungan rumah.

2. Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna)

Murid menjawab pertanyaan (melalui isyarat / tulisan / HP):

  1. Bagaimana caramu membagi 8 buah kue secara adil kepada 2 orang temanmu?
  2. Apakah setiap kelompok/orang harus mendapatkan jumlah benda yang sama banyak?

πŸ“ Asesmen Pembelajaran

A. Awal Pembelajaran (Asesmen Diagnostik)

Bentuk tes: Tes Lisan / Isyarat / Praktik Visual

Guru memberikan pertanyaan sederhana kepada murid antara lain:

Pertanyaan / Instruksi Respon Murid Tindak Lanjut
1. Jika ada 4 pensil dibagi untuk 2 anak, berapa pensil yang diterima masing-masing? 1. Menjawab secara lisan/isyarat/menulis angka 2
2. Mempraktikkan pembagian benda secara langsung
Berikan instruksi jelas dan bantuan visual agar murid paham konsep pembagian kelompok.
2. Ceritakan/peragakan bagaimana cara membagi 6 permen kepada 3 temanmu secara adil! 1. Menyebutkan/memperagakan pembagian sama rata
2. Tidak merespon
Berikan bantuan contoh visual langsung (benda konkret / gambar kelompok benda).

B. Proses Pembelajaran (Asesmen Formatif)

Menggunakan lembar observasi agar pendidik dapat mengamati kemandirian murid saat melakukan aktivitas pembagian kelompok secara visual.

Indikator Bimbingan Penuh (Skor 1) Sedikit Bantuan (Skor 2) Mandiri (Skor 3)
Mampu Menghitung Pembagian Bilangan Bulat Sederhana Belum mampu membagi benda/kelompok tanpa bimbingan penuh. Mampu membagi benda/kelompok dengan sedikit arahan/petunjuk visual. Mampu membagi benda/kelompok secara mandiri dan adil tanpa disuruh.

Keterangan Skor: 3 (Mandiri) = Sudah sangat baik, tanpa bantuan | 2 (Sedikit Bantuan) = Cukup baik, masih perlu arahan | 1 (Bimbingan Penuh) = Perlu pendampingan intensif.

C. Akhir Pembelajaran (Asesmen Sumatif)

Bentuk tes: Tes Tertulis (Disertai Pendekatan Visual)

Soal Evaluasi:

  1. Ibu memiliki 6 buah apel. Apel tersebut akan dibagi rata ke dalam 2 piring. Berapa jumlah apel pada setiap piring?
  2. Di meja ada 8 pensil warna. Pensil tersebut dibagi rata untuk 4 orang murid. Masing-masing murid mendapat ... pensil.
  3. Ani membawa 10 permen dan membagikannya kepada 5 orang temannya sama banyak. Berapa permen yang diterima setiap teman Ani?
  4. Ada 12 buku yang dimasukkan ke dalam 3 tas dengan jumlah yang sama. Setiap tas berisi ... buku.
  5. Pembagian 9 Γ· 3 artinya membagi 9 benda ke dalam 3 kelompok sama rata. Hasil dari 9 Γ· 3 adalah ...
Kunci Jawaban:
  1. 3 buah apel (6 Γ· 2 = 3)
  2. 2 pensil (8 Γ· 4 = 2)
  3. 2 permen (10 Γ· 5 = 2)
  4. 4 buku (12 Γ· 3 = 4)
  5. 3 (9 Γ· 3 = 3)

Rubrik Penilaian: Jawaban benar = skor 2 | Jawaban salah = skor 0

πŸ“Š Rencana Tindak Lanjut (RTL)

Skor Predikat Rencana Tindak Lanjut
91-100 A (Pengayaan) Mengerjakan penugasan pembagian dalam bentuk soal cerita visual yang lebih bervariasi atau menjadi tutor sebaya.
71-90 B (Pengayaan/Remedial) Memberikan beberapa bentuk pengayaan/latihan sesuai kemampuan yang dimiliki murid.
51-70 C (Remedial) Memperbaiki sesuai materi pembagian yang belum tercapai dengan bantuan media benda konkret/gambar.
31-50 D (Remedial) Memperbaiki sesuai materi yang belum tercapai menggunakan latihan pengelompokan benda secara intensif.
0-30 E (Remedial) Menyajikan materi pembagian dengan pendekatan konkret yang sangat sederhana dan menggunakan bantuan fisik secara langsung.

Detail Pelaksanaan RTL:

  • Pengayaan: Murid yang mampu menghitung pembagian bilangan bulat sederhana secara mandiri akan diberikan pengayaan materi seperti menjadi tutor sebaya bagi temannya atau menyelesaikan soal cerita pembagian visual yang lebih bervariasi.
  • Remedial: Bagi murid yang belum menguasai kompetensi akan diberikan latihan tambahan menggunakan media video visual yang lebih sederhana dan benda konkret (stik/kelereng) untuk memperkuat pemahaman konsep pembagian kelompok di rumah atau di sekolah.

 

Mengetahui,

Kepala Sekolah

Budi Surono, S.Pd

NIP. 197103291997021002

Jambi, Juli 2026

 

Wali Kelas XII-B

Adisyahputra Gultom, S.Pd, Gr

NIP. 199210242024211016