MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA

Program Pendidikan Khusus (SMALB Tunarungu) - Matematika (Modul 2)

πŸ“Œ Identitas Modul

Mata Pelajaran Matematika
Elemen Bilangan
Materi Utama Memahami dan menggunakan bilangan desimal (seperti harga barang, diskon, atau pecahan ribuan) dalam kegiatan transaksi sehari-hari.
Fase / Kelas / Semester F / XII / Semester Ganjil
Alokasi Waktu 4 Γ— 30 menit / (2 Pertemuan sesuai kebutuhan)

πŸ‘₯ Profil Murid & Dimensi Lulusan

Profil Murid: Kelas 12 terdiri dari 8 murid tunarungu yang memiliki kemampuan berbeda-beda, beberapa diantaranya yakni:

Catatan Khas: Mereka semua mampu menggunakan HP untuk berkomunikasi dengan guru dan teman-temannya.

Dimensi Profil Lulusan:

  1. Penalaran Kritis
  2. Kolaborasi
  3. Komunikasi

🎯 Tujuan & Praktik Pembelajaran

Tujuan Pembelajaran:

Murid mampu memahami dan menggunakan bilangan desimal (seperti harga barang, diskon, atau pecahan ribuan) dalam kegiatan transaksi sehari-hari.


Praktik Pedagogis:

Metode: Tanya jawab, praktik langsung, simulasi transaksi jual-beli.


Kemitraan Pembelajaran:

Berkolaborasi dengan orang tua untuk melatih murid mendampingi saat berbelanja atau melakukan transaksi di kehidupan sehari-hari.


Lingkungan Pembelajaran:

Memberikan kesempatan bagi murid dalam berdiskusi, menganalisis, dan praktik simulasi transaksi keuangan di ruang kelas dengan nyaman, aman, dan menyenangkan.


Pemanfaatan Digital:

Laptop, video simulasi belanja, Papan Interaktif Digital (PID) jika tersedia, Handphone (aplikasi kalkulator, pesan singkat/komunikasi, scan label harga).

πŸšΆβ€β™‚οΈ Langkah-Langkah Pembelajaran

1. Memahami (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan)

  1. Pendidik melakukan asesmen awal dengan cara meminta murid mengamati label harga barang atau contoh brosur diskon toko (misal: penulisan harga Rp 12.500 atau penulisan desimal pada timbangan/label harga).
  2. Penyampaian Tujuan: Murid mampu memahami dan menggunakan bilangan desimal (seperti harga barang, diskon, atau pecahan ribuan) dalam kegiatan transaksi sehari-hari.
  3. Pendidik menampilkan video pembelajaran/slide visual tentang penggunaan bilangan desimal dan penulisan harga barang serta potongan harga (diskon) dalam kehidupan sehari-hari.
  4. Murid diminta memperhatikan video/gambar label harga agar memahami makna angka desimal dan pecahan ribuan pada label belanja.
  5. Pendidik bertanya tentang apa saja yang ada di dalam video/gambar pembelajaran melalui bahasa isyarat maupun teks pada HP/papan tulis.
  6. Pendidik praktik bersama murid melakukan simulasi jual-beli (roleplay) di kelas menggunakan uang mainan, kalkulator HP, dan barang berlabel harga desimal/diskon.
  7. Murid menyampaikan perasaan terhadap pembelajaran yang telah dilakukan.
  8. Murid memperoleh umpan balik dan tindak lanjut dari pendidik berdasarkan hasil refleksi yang dilakukan.
  9. Pendidik membantu murid menyimpulkan hasil kegiatan transaksi menggunakan bilangan desimal dengan bahasa sederhana.
  10. Pendidik bekerja sama dengan orang tua memberikan tugas pembiasaan mengenali harga barang dan diskon saat berbelanja di minimarket/pasar.

2. Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna)

Murid menjawab pertanyaan (melalui isyarat / tulisan / HP):

  1. Apa yang kamu lakukan jika melihat barang dengan label harga diskon saat berbelanja?
  2. Mengapa kita harus teliti memperhatikan tanda koma atau nominal pecahan ribuan saat membayar barang?

πŸ“ Asesmen Pembelajaran

A. Awal Pembelajaran (Asesmen Diagnostik)

Bentuk tes: Tes Lisan / Isyarat / Praktik Tunjuk Gambar

Guru memberikan pertanyaan sederhana kepada murid antara lain:

Pertanyaan / Instruksi Respon Murid Tindak Lanjut
1. Pernahkah kamu melihat tulisan harga barang yang menggunakan koma atau pecahan ribuan (misal: 15,5 ribu)? 1. Menjawab secara lisan/isyarat/menunjuk label harga
2. Mengangguk/Tunjuk tangan
Berikan instruksi jelas dan contoh konkret agar murid memahami nilai desimal pada uang/harga.
2. Tunjukkan berapa uang yang harus dibayar jika barang seharga Rp 10.000 mendapat potongan/diskon 50%! 1. Menyebutkan/menunjukkan uang Rp 5.000 dengan jelas
2. Tidak merespon
Berikan bantuan contoh visual langsung menggunakan kalkulator HP atau benda konkret.

B. Proses Pembelajaran (Asesmen Formatif)

Menggunakan lembar observasi agar pendidik dapat mengamati kemandirian murid saat melakukan simulasi transaksi dan penggunaan bilangan desimal.

Indikator Bimbingan Penuh (Skor 1) Sedikit Bantuan (Skor 2) Mandiri (Skor 3)
Mampu Menggunakan Bilangan Desimal dalam Transaksi Sehari-hari Belum mampu memahami/menghitung harga desimal dan diskon tanpa bimbingan penuh. Mampu membaca harga dan menghitung transaksi dengan sedikit arahan/bantuan kalkulator HP. Mampu memahami dan menghitung transaksi bilangan desimal/diskon secara mandiri dan tepat.

Keterangan Skor: 3 (Mandiri) = Sudah sangat baik, tanpa bantuan | 2 (Sedikit Bantuan) = Cukup baik, masih perlu arahan | 1 (Bimbingan Penuh) = Perlu pendampingan intensif.

C. Akhir Pembelajaran (Asesmen Sumatif)

Bentuk tes: Tes Tertulis (Disertai Gambar Label Harga / Simulasi Transaksi)

Soal Evaluasi:

  1. Pensil berlabel harga Rp 2,5 ribu. Angka Rp 2,5 ribu nilainya sama dengan ... rupiah.
  2. Ani membeli buku seharga Rp 15.000 dan mendapatkan diskon Rp 3.000. Jumlah uang yang harus dibayar Ani adalah ...
  3. Harga 1 kg telur adalah Rp 28.000. Jika Ibu membeli 0,5 kg (setengah kg) telur, maka Ibu harus membayar ...
  4. Baju di toko berlabel harga Rp 50.000 dengan diskon 50%. Harga baju setelah diskon menjadi ...
  5. Budi membeli minuman seharga Rp 7.500. Budi membayar dengan uang Rp 10.000. Uang kembalian yang diterima Budi adalah ...
Kunci Jawaban:
  1. Rp 2.500,-
  2. Rp 12.000,- (Rp 15.000 - Rp 3.000)
  3. Rp 14.000,-
  4. Rp 25.000,-
  5. Rp 2.500,- (Rp 10.000 - Rp 7.500)

Rubrik Penilaian: Jawaban benar = skor 2 | Jawaban salah = skor 0

πŸ“Š Rencana Tindak Lanjut (RTL)

Skor Predikat Rencana Tindak Lanjut
91–100 A (Pengayaan) Mengerjakan penugasan simulasi transaksi belanja yang lebih kompleks dengan bantuan aplikasi kalkulator HP atau menjadi tutor sebaya.
71–90 B (Pengayaan/Remedial) Memberikan beberapa bentuk pengayaan/latihan sesuai kemampuan yang dimiliki murid.
51–70 C (Remedial) Memperbaiki sesuai materi transaksi desimal/diskon yang belum tercapai dengan media barang/uang mainan.
31–50 D (Remedial) Memperbaiki sesuai materi yang belum tercapai menggunakan latihan membaca label harga sederhana secara intensif.
0–30 E (Remedial) Menyajikan materi transaksi bilangan desimal secara konkret dengan bantuan fisik dan pendampingan langsung.

Detail Pelaksanaan RTL:

  • Pengayaan: Murid yang mampu memahami dan menggunakan bilangan desimal dalam transaksi secara mandiri akan diberikan pengayaan materi seperti menjadi tutor sebaya bagi temannya atau diberikan penugasan praktik belanja mandiri di kantin sekolah.
  • Remedial: Bagi murid yang belum menguasai kompetensi akan diberikan latihan tambahan menggunakan media simulasi video, media uang mainan, dan kalkulator HP yang lebih sederhana untuk memperkuat pemahaman transaksi bilangan desimal di rumah atau di sekolah.

 

Mengetahui,

Kepala Sekolah

Budi Surono, S.Pd

NIP. 197103291997021002

Jambi, Juli 2026

 

Wali Kelas XII-B

Adisyahputra Gultom, S.Pd, Gr

NIP. 199210242024211016