MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA
Pendidikan Khusus (SLB Tunarungu) - SMALB Kelas XII
| Mata Pelajaran |
: |
Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) |
| Fase / Kelas / Semester |
: |
Fase F / Kelas XII (SMALB) / Semester Ganjil |
| Elemen |
: |
Pemahaman Konsep |
| Materi Utama |
: |
Mengidentifikasi Contoh Masalah Sosial di Lingkungan Sekolah |
| Alokasi Waktu |
: |
4 x 35 Menit (2 Pertemuan x 2 JP) |
| Target Peserta Didik |
: |
8 Murid Tunarungu Kelas XII-B |
| Model Pembelajaran |
: |
Visual Contextual Teaching and Learning (CTL) & Pembelajaran Berbasis Digital (HP) |
| Profil Pelajar Pancasila |
: |
Bernalar Kritis, Mandiri, dan Gotong Royong |
| Sarana & Prasarana |
: |
Smartphone (HP murid & guru), Laptop, Proyektor, Kartu Visual Gambar Masalah Sosial, Lingkungan Sekolah, Aplikasi Chatting (WhatsApp/Classroom). |
A. Profil Peserta Didik (Analisis Kebutuhan Khusus)
Jumlah Peserta Didik: 8 Murid Tunarungu (Kelas XII-B) dengan keberagaman kemampuan komunikasi dan perbendaharaan kata.
- Kelompok Mahir (VY, HM, TR, RH) - 4 Murid:
- Mampu berbahasa isyarat dengan baik dan memahami banyak perbendaharaan kata.
- Memiliki kemampuan sosial yang baik di dalam kelas serta berinteraksi secara aktif.
- Dapat memanfaatkan HP secara mandiri untuk mengetik, membaca instruksi, dan mencari atau mendokumentasikan informasi visual.
- Kelompok Dampingan / Akomodatif (AH, AF, VL, AW) - 4 Murid:
- Memiliki keterbatasan dalam memahami bahasa isyarat serta belum banyak perbendaharaan kata.
- Membutuhkan bantuan visual konkret (gambar, foto nyata, simbol visual, isyarat dasar) dan instruksi kalimat pendek/sederhana.
- Mampu menggunakan HP untuk berkomunikasi dengan guru dan teman-temannya (menerima/mengirim pesan gambar dan teks singkat).
A. Tujuan Pembelajaran
Melalui pengamatan lingkungan sekolah dan pemanfaatan media visual/digital (HP), peserta didik dapat mengidentifikasi contoh-contoh masalah sosial di lingkungan sekolah secara tepat sesuai dengan tingkat kemampuannya.
B. Indikator Pencapaian Tujuan Pembelajaran (IPTP)
| Indikator |
Kelompok Mahir (VY, HM, TR, RH) |
Kelompok Dampingan (AH, AF, VL, AW) |
| 1. Identifikasi Masalah Sosial |
Mampu menyebutkan dan menjelaskan minimal 4 contoh masalah sosial di sekolah (misal: membuang sampah sembarangan, datang terlambat, merusak fasilitas, bertengkar) secara tertulis/isyarat. |
Mampu menunjukkan dan mencocokkan minimal 3 gambar contoh masalah sosial di sekolah melalui kartu visual atau aplikasi HP. |
| 2. Analisis & Pengelompokan |
Mampu mengelompokkan perilaku baik vs perilaku masalah sosial beserta dampaknya secara sederhana bagi lingkungan sekolah. |
Mampu mengelompokkan gambar perilaku ke dalam 2 kategori visual (Perilaku Baik vs Perilaku Masalah) dengan bantuan petunjuk visual. |
| 3. Pemanfaatan Media HP |
Mampu memfoto contoh masalah sosial/perilaku tidak tertib di sekolah dan memberikan deskripsi singkat via aplikasi pesan di HP. |
Mampu mengambil foto situasi lingkungan sekolah dan memilih/mengirimkan gambar yang tepat pada aplikasi HP. |
C. Pemahaman Bermakna
Masalah sosial di lingkungan sekolah adalah perbuatan atau situasi yang tidak sesuai dengan aturan sekolah dan dapat merugikan diri sendiri maupun teman (seperti sampah berserakan, merusak meja/kursi, atau tidak tertib). Memahami masalah sosial membantu kita menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, aman, dan nyaman.
D. Pertanyaan Pemantik (Bahasa Isyarat & Teks Visual)
- "Lihat di luar kelas: Ada sampah plastik di lantai. Apakah itu perbuatan baik atau masalah?"
- "Buka HP kalian: Foto apa yang menunjukkan lingkungan sekolah tidak rapi atau tidak tertib?"
Pertemuan 1 (2 x 35 Menit): Mengamati & Mengidentifikasi Masalah Sosial Sekolah
1. Pendahuluan (10 Menit)
- Guru menyapa murid menggunakan bahasa isyarat dan salam visual.
- Guru mengecek kesiapan murid dan mengondisikan kelas khusus tunarungu (pencahayaan cukup, posisi duduk berbentuk huruf U / U-shape agar keterbacaan isyarat dan artikulasi bibir optimal).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini menggunakan tayangan visual / teks singkat pada proyektor dan pesan HP.
2. Kegiatan Inti (50 Menit) - Diferensiasi Proses & Media
- Eksplorasi Lingkungan (Outdoor): Guru mengajak murid berjalan mengamati lingkungan sekolah (kelas, halaman, kantin, tempat sampah).
- Tugas Digital (HP): Setiap murid diminta mengamati dan mengambil foto 2-3 contoh situasi/perilaku di sekolah (baik contoh lingkungan bersih maupun contoh masalah sosial seperti sampah berserakan atau barang acak-acakan) menggunakan HP.
- Diferensiasi Pembelajaran:
- Kelompok A (VY, HM, TR, RH): Mengambil foto contoh masalah sosial (misal: sampah di bawah meja, coretan di dinding) dan mengetikkan penjelasan singkat serta alasannya pada grup WA/catatan HP. Mereka juga mendampingi teman kelompoknya.
- Kelompok B (AH, AF, VL, AW): Guru/teman membantu mencocokkan foto yang diambil dengan kartu kata visual (misal: "SAMPAH", "RUSAK", "KOTOR") di HP.
- Diskusi Visual di Kelas: Murid mengirimkan foto hasil temuan ke grup WA kelas/ditayangkan di proyektor. Guru menjelaskan konsep "Masalah Sosial di Sekolah" menggunakan gambar perbandingan (Aturan/Tertib vs Masalah/Melanggar) dan isyarat yang jelas.
3. Penutup (10 Menit)
- Guru bersama murid menyimpulkan contoh-contoh masalah sosial yang ditemukan di sekolah.
- Guru memberikan penguatan positif dengan simbol apresiasi/emotikon di grup HP dan papan tulis.
- Doa dan salam penutup secara berisyarat.
Pertemuan 2 (2 x 35 Menit): Mengelompokkan & Evaluasi Masalah Sosial
1. Pendahuluan (10 Menit)
- Apersepsi: Guru menampilkan kembali slide foto-foto hasil pemotretan murid dari Pertemuan 1 pada layar proyektor.
- Guru melakukan review materi contoh masalah sosial di sekolah melalui isyarat, kata kunci, dan peragaan gambar visual.
2. Kegiatan Inti (50 Menit) - Kerja Kelompok & LKPD Interaktif
- Murid dibagi menjadi kelompok heterogen (menggabungkan murid kelompok mahir dengan murid yang membutuhkan dampingan untuk saling bekerja sama).
- Pengerjaan LKPD Visual / Digital:
- Kelompok A (VY, HM, TR, RH): Mengisi LKPD dengan mengidentifikasi masalah sosial, menyebutkan akibatnya, dan memberikan usulan solusi sederhana secara tertulis.
- Kelompok B (AH, AF, VL, AW): Mengisi LKPD visual dengan memilah/menempelkan gambar ke dalam kategori "Perilaku Baik/Tertib" vs "Masalah Sosial/Tidak Tertib".
- Presentasi Visual: Murid mempresentasikan hasil kerja kelompok di depan kelas menggunakan isyarat, tunjuk gambar visual, atau menampilkan hasil karya via HP ke layar proyektor.
3. Penutup (10 Menit)
- Guru memberikan umpan balik (feedback) visual atas keaktifan dan kerjasama seluruh murid.
- Refleksi perasaan murid menggunakan pilihan emotikon pada HP/papan refleksi (Senang, Bingung, Semangat).
- Tutup pembelajaran dengan doa dan salam.
| Jenis Asesmen |
Bentuk / Teknik |
Instrumen |
| Asesmen Formatif (Proses) |
Unjuk Kerja (Pengamatan saat observasi lingkungan & penggunaan HP) |
Lembar observasi keaktifan, kemampuan mengambil foto masalah sosial, dan kerja sama kelompok. |
| Asesmen Sumatif (Hasil) |
Tes Visual & LKPD Berdiferensiasi |
- Kelompok A: Soal isian singkat & penjelasan contoh masalah sosial.
- Kelompok B: Soal menjodohkan gambar masalah sosial dengan kata/simbol kategori.
|
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Contoh
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPS - MASALAH SOSIAL SEKOLAH
Nama Murid : ............................................ Kelas : XII-B (Tunarungu)
Petunjuk: Amati gambar di bawah ini, beri tanda centang (✓) pada kolom yang sesuai!
| No |
Gambar / Foto Situasi |
Nama Perilaku / Situasi |
Perilaku Baik (✓) |
Masalah Sosial (✓) |
| 1 |
[Foto Buang Sampah Sembarangan] |
Membuang Sampah Sembarangan |
[ ] |
[ ✓ ] |
| 2 |
[Foto Siswa Membersihkan Kelas] |
Piket Bersama / Menyapu |
[ ✓ ] |
[ ] |
| 3 |
[Foto Coret-coret Meja Sekolah] |
Mencoret-coret Meja Sekolah |
[ ] |
[ ✓ ] |
| 4 |
[Foto Datang Terlambat Masuk Kelas] |
Datang Terlambat Masuk Kelas |
[ ] |
[ ✓ ] |
Glosarium
- Masalah Sosial di Sekolah: Perilaku atau kondisi di sekolah yang tidak sesuai dengan aturan, mengganggu ketertiban, atau merugikan kenyamanan bersama.
- Tata Tertib Sekolah: Aturan-aturan yang harus dipatuhi oleh seluruh warga sekolah agar kegiatan belajar berjalan lancar.
- Komunikasi Visual: Penyampaian informasi melalui media yang dapat dilihat langsung seperti gambar, foto, teks, simbol, dan bahasa isyarat.
- Diferensiasi Pembelajaran: Penyesuaian proses dan materi pembelajaran berdasarkan perbedaan kemampuan peserta didik.
Mengetahui,
Kepala Sekolah
Budi Surono, S.Pd
NIP. 197103291997021002
|
Jambi, Juli 2026
Wali Kelas XII-B
Adisyahputra Gultom, S.Pd, Gr
NIP. 199210242024211016
|